Disaster Safe Education Unit Program As An Effort To Reduce Disaster Risk In School

Authors

  • Dwi Wulandari Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Ernalem Bangun
  • Panji Suwarno
  • Pujo Widodo
  • Kusuma Kusuma

DOI:

https://doi.org/10.55227/ijhess.v4i2.1164

Abstract

Various sectors experienced losses as a result of the disaster. Education is one sector that is badly affected by disasters, especially when disasters occur during school hours. Students, who are the country's future assets, are the biggest victims. In addition, accidents can cause damage to the learning process, school documents, and school facilities. For this reason, disaster risk reduction management must be in place. One way to do this is by providing education about disaster risk reduction. This research uses a qualitative approach, which means describing and explaining what schools are doing to reduce disaster risk by implementing a disaster-safe education unit program. Steps to describe and explain data by referring to expert opinions. This study shows that the Disaster Safe Education Unit (SPAB) program is very important to implement in schools because it can increase the school community's understanding of matters related to disasters. It is hoped that the implementation of the SPAB program will enable schools to remain safe and comfortable and increase students' understanding of how to deal with disasters

References

Amri, A. (2017). Pendidikan Tangguh Bencana (PD Puspitawati, SR Pantjastuti, L. Kurniawan, Praptono, & Y. Tebe, Eds.). Sekretariat Nasional SPAB.

Anisah, N. (2019). Model sekolah aman bencana dalam upaya mewujudkan

pendidikan karakter di MIN 1 Bantul. Jurnal LITERASI, X(1), 9-20.

Ariani, F. (2021). Penerapan satuan pendidikan aman bencana (SPAB) di SMA Negeri 8 Mataram. Indonesian Journal of Educational Development (IJED), 2(1), 108-117.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2024). Geoportal Data Bencana Indonesia. Jakarta Timur: Graha BNPB

Herdwiyanti, F., Sudaryono. (2013). Perbedaan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Ditinjau dari Tingkat Self-Efficacypada Anak Usia Sekolah Dasar di Daerah Dampak Bencana Gunung Kelud. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial, 2 (1), 136-141

Lesmana, C., & Purborini, N. (2015). Kesiapsiagaan komunitas sekolah dalam menghadapi bencana di Kabupaten Magelang. Jurnal Teknik Sipil, 11(1), 15-28.

Miles, M.B & Huberman, A.M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded

Sourcebook. Thousand Oaks California: SAGE Publications.

Lesly, P. (1992). Public relations handbook. Pantice Hall.

LIPI-UNESCO/ISDR. (2006). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Mengantisipasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami. Meliputi Ilmu Pengetahuan Kebumian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Jakarta.

Nurjanah, Sugiarto R., Dede Kuswanda, Siswanto BP., A. (2012) Manajemen Bencana. Bandung: Alfabeta.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana

Rahmawati, I., & Kristyaningsih, P. (2023). Kesiapsiagaan Anak dalam Meningkatkan Resiliensi terhadap Bencana. Jurnal Keperawatan, 21(2), 159-166.

Rizki A. T., & Pujianto, S. (2010). Evaluasi manajemen program sekolah

siaga bencana (SSB). Alfabeta.

Salsabilah, A. Y., Arifin, S., & Djalaludin, D. (2022). Natural Disaster Mitigation Through The Disaster Safe Education Unit (SPAB) Program After The Flash Flood Disaster In Batu City. KOLOKIUM Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 10(2), 126-133.

Santoso, A. B., & Juhadi, J. (2017). Pelaksanaan Program Siaga Bencana Di Sekolah Menengah Pertama Pada Kawasan Rawan Bencana. Edu Geography, 5(3), 86-94

Sugiono. (2015). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta

Sunarto, N. (2012). Edukasi Penanggulangan Bencana Lewat Sekolah. (Artikel Web). Diakses di http://bpbd.banjarkab.go.id/?p=75

Tingkat, I. N. (2020). Optimalisasi pengembangan diri untuk mendongkrak

prestasi (vokasional) sekolah. Indonesian Journal of Educational

Development, 1(1), 1-12.

Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana

Wang, J. J. (2016). Study on the context of school-based disaster management. International Journal of Disaster Risk Reduction, 19, 224-234.

Winarti, T. (2020). Penerapan model pembinaan kelompok dan individu

untuk meningkatkan nilai akreditasi komponen standar isi bagi sekolah

binaan SMP wilayah kecamatan Pemalang. Indonesian Journal of

Educational Development, 1 (3) ,516-524.

Wulandari, H., & Purwanta, E. (2020). Pencapaian perkembangan anak usia dini di taman kanak-kanak selama pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 452-462.

Zahro, Z. R., Andriningrum, H., Sari, E. P., & Gunawan, I. (2017, November). Sekolah siaga bencana: kajian evaluatif kesiapsiagaan sekolah menghadapi bencana. In Seminar Nasional Pendidikan Sinergitas Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat dalam Penguatan Pendidikan Karakter, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang, Malang, Indonesia (pp. 249-258).

Downloads

Published

2024-10-11

How to Cite

Wulandari, D., Bangun, E. ., Suwarno, P. ., Widodo, P. ., & Kusuma, K. (2024). Disaster Safe Education Unit Program As An Effort To Reduce Disaster Risk In School. International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS), 4(2). https://doi.org/10.55227/ijhess.v4i2.1164

Issue

Section

Social Science